Il Tiramisu: Dalam manisnya, terselip sebutir pahit, seperti cinta.

PhotoGrid_1462953052624-01

Paketan Il Tiramisu

IMG20160511145646-01

Paketan Il Tiramisu lengkap. Berasa dapat seserahan

Il Tiramisu
Karya Dy Lunaly
Cetakan Pertama, April 2016
Penyunting: Dila Maretihaqsari
Perancang & ilustrasi sampul: Nocturvis
Ilustrasi isi: Dy Lunanly
Pemeriksa aksara: Pritameani
Penata aksara: Anik Nurcahyati
Diterbitkan oleh Penerbit Bentang
vi + 334 hlm; 20,5 cm
ISBN: 978-602-291-174-6

Ghyta terpaksa menerima tawaran kerja sebagai host chef di salah satu acara televisi. Ia memenuhi utang budi kepada teman lama meski sebenarnya tidak yakin bisa melakukannya. Ditambah lagi Ghyta tidak sendiri. Executive Chef di Olive Garden itu akan menjadi host bersama Wisnu, seorang penyanyi yang sedang naik daun.
Meski rupawan dan mutlak digandrungi para wanita, pria itu memberi kesan pertama yang buruk kepada Ghyta. Wisnu Kanigara, tidak lebih dari seorang selebritas yang angkuh dan menyebalkan. Lebih menyebalkan lagi karena mereka harus sering bersama dan terlihat akrab.
Sejak itu, kehidupan Ghyta tidak lagi tenang. Ia menjadi incaran media gossip Tanah Air yang haus berita akan kedekatannya dengan Wisnu. Media terus berusaha mengorek apapun tentangnya. Sampai-sampai hal yang paling dirahasiakan Ghyta tentang masa lalu kelamnya, berhasil diungkap media. Ghyta sungguh menyesali keputusannya mengambil pekerjaan ini. Ia menyesal mengenal Wisnu. Ia juga menyesal telah terjebak dalam rasa yang tak seharusnya ia simpan untuk pria itu.

Kangen sama kayak cinta, nggak butuh alasan. Pokoknya kamu kangen. Pokoknya kamu cinta. Udah. (hlm 2)

Ghyta Syareefa Thaheer, Executif Chef di Olive Garden, dimintai untuk menjadi host diacara “Everybody Can Be A Chef” awalnya dia menolak karena dia belum pernah berhadapan dengan pekerjaan seperti ini sebelumnya. Tapi karena untuk membayar utang budi temannya, dia akhirnya menerima. Ghyta tidak sendiri, dia ditemani oleh penyanyi yang lagi tenar-tenarnya bernama Wisnu Kaniraga. Untuk menjadi partner dalam membawakan acara ini, mereka pastinya harus membangun chemistry dengan menjadi teman. Tapi apalah daya, kesan pertama mereka buruk sekali. Wisnu yang sudah terbiasa dengan kamera harus menahan emosi melihat Ghyta selalu melakukan kesalahan. Sementara Ghyta, Wisnu sama halnya dengan selebritas cowok lainnya yang angkuh dan dingin. Tapi Wisnu merasa ada yang lain dari Ghyta, dan itu terus membayangi pikirannya.

Kamu bisa aja ngerencanain hidup kamu lurus tanpa hambatan. Tapi, percaya sama Ayah. Nggak ada hidup yang mulus dan gampang karena perjuangan itu satu-satunya bukti bahwa kita hidup – hlm 95

Yah, Ghyta tidak pernah merencanakan hidupnya seperti ini, setelah bermain beberapa episode dengan Wisnu, dia pun mulai merasakan kalau Wisnu itu berbeda. Dan, Wisnupun masuk ke hidupnya, walau dengan segala sikap dinginnya.

Arianne Sofia Morandi, atau dipanggil Nene, adalah sahabat Ghyta yang paling dekat sekaligus pemilik Olive Garden. Nene berencana untuk merombak sebagian Olive Garden dan itu harus persetujuan Ghyta, designer yang ingin mengerjakan Olive Garden adalah temannya bernama Jendra yang notabene permainan pianonya sangat disukai Ghyta. Timbullah kejahilan Nene untuk memperkenalkan Ghyta ke Jendra.
Jendra adalah sosok yang sangat berbeda dengan Wisnu, dan Ghyta nyaman. Nah, kini ada dua orang dipikiran Ghyta. Emmmmm.

Dilain sisi, Wisnu pun semakin dekat dengan Ghyta. Ghyta menemukan sisi lain Wisnu yang juga sama dengan sisi lainnya. Berlari dari sesuatu. Menyembunyikan sesuatu. Ternyata mereka sama-sama capek! Dan biasanya orang yang memiliki penderitaan yang sama biasanya mudah dekat. Hihi

Nggak semua orang pernah merasa tersesat dan capek dengan hidupnya karena udah berusaha sekuat tenanga, tapi belum dapat apa yang dia mau. Rasanya Cuma muter-muter di tempat yang sama dan itu melelahkan – hlm 131

Hidup itu kayak labirin kaca. Kita kayaknya merdeka, tapi sebenarnya terikat sama benang yang nggak keliahtan: takdir. Konyolnya takdir itu sering kali bikin kita muter di tempat – hlm 132

Yang namanya berhubungan dengan seorang selebritas tidak pernah mudah. Harus berhubungan dengan para fans dan juga pers, belum lagi dianya yang sibuk dengan beribu jadwal. Tapi yang namanya cinta yaaaah…..

Udah terlambat buat mundur dan aku, aku nggak mau mundur – Ghyta (hlm 211)

Setelah mereka semakin dekat, banyak yang terjadi. Mulai dari masa lalu Ghyta yang lama dipendam sendiri akhirnya mampu dikuak media, termasuk Nakhlah, anaknya, juga diberitakan media. Dan, ini semua terjadi begitu saja ketika Ghyta ada di rumah Ibunya Jendra, baru kenalan pula.

Masa lalu memang tidak bisa mendefinisikan siapa kamu. Tapi masa lalu itu, nggak pernah bisa dibuang. Daripada kamu menghabiskan tenaga untuk membuangnya, kenapa tenaga itu nggak kamu pakai untuk menerimanya? – hlm 242

Nah, nah, jadi bagaimana nasib Ghyta dan Nakhlah selanjutnya? Akan ke siapa hati Ghyta akan berlabuh, Wisnu atau Jendra? Hihihi
***

Pertama, mau ngomentarin pemberian nama ah, hehe. Mbak Dy selalu bisa buat saya jatuh cinta sama nama-nama tokohnya, apalagi tokohnya. Ih, bikin galau! Sama seperti novel-novel mbak Dy sebelumnya, mbak Dy menghadirkan tokoh-tokoh patah hati walau di sini lebih dewasa. Tapi, disetiap tokohnya patah hati, mbak Dy tidak membiarkannya patah hati begitu saja, ada banyak pelajaran hidup yang mbak Dy sampaikan disetiap tokohnya. Dibuktikan dengan banyaknya bertebaran quotes! Hihi dan saya suka.

Paling suka deh waktu Ghyta diajak sama Mas Jendra ketemu Ibu dan adiknya. Walau ada insiden terkuaknya masa lalu Ghyta dan Nakhlah, Ibu Mas Jendra tidak kehilangan ramah terhadap Ghyta, dan itu buat saya merasa terharu banget.

Siapa kamu, masa lalu kamu, atau latar belakang keluarga kamu nggak penting buat Ibu. Ibu cukup kenal kamu sebagai wanita yang dicintai putra Ibu – hlm 272

Apapun yang terjadi nanti, Ibu mau kamu selalu ingat bahwa yang menjalani hubungan itu, ya, kamu dan Mas Jendra. Selama kalian bisa saling menerima dan mau mengupayakannya, yang lain jadi nggak berarti – hlm 273

Kan, kan, so sweet…..

Walau ada dibeberapa bab yang menurutku berjalan lambat dan agak klise – yang mengungkapkan kehidupan selebritas naik daun yang dimana-mana hampir sama, dingin dan sombong. Hehe – novel ini rekomended, karena selain buat kamu yang doyan makan, banyak pelajaran hidup yang bisa kamu petik di dalamnya.

Nggak peduli sekuat apapun berusaha, kita nggak mungkin kabur dari diri kita sendiri – hlm 296

So, I Married The Anti-Fan

IMG20151228172223-01

So I Married The Anti-Fan

© 2010 by Kim Eun Jeong

All rights reserved

Penerjemah: Putu Pramania Adnyana

Penyunting: Nyi Blo

Proofreader: Dini Novita Sari

Ilustrasi isi: Frendy Putra, @teguhra

Cover: Bambang ‘Bambi’ Gunawan

Penerbit Haru

Cetakan pertama, Oktober 2015

525 hlm; 20 cm

Aku tinggal dengan idola paling terkenal se-Korea. Tapi…. Aku adalah antifan-nya.

H, adalah salah satu bintang pemicu hallyu wave akan tinggal dengan antifan-nya dalam sebuah variety show.

Mr. H: Tentu saja aku bisa menangani antifan-ku. Aku ini pria yang penuh dengan kejutan.

Ms. L: Sebagai antifan-nya, aku akan membuka semua rahasia busuknya. Lihat saja nanti.

Begitu berita itu keluar, para fans Mr. H segera membentuk pertahanan untuk melindungi idolanya.

Dan jika Ms. L melukai Mr. H barang sedikit pun maka mereka tidak segan-segan untuk bertindak.

Geun Yong adalah seorang wartawan disebuah majalah. Dia diminta untuk meliput disebuah acara yang menghadirkan Hu Joon artis yang sangat terkenal di Korea. Tetapi karena ada insiden yang disaksikan oleh Geun Yong yang nantinya akan menimbulkan gossip, maka Hu Joon pun galak terhadapnya. Geun Yong sangat kesal terhadap selebriti itu setelahnya. Geun Yong akhirnya menjadi antifan-nya. Akibat mulut cerewet Geun Yong dan selebriti itu menjaga reputasinya, Hu Joon melaporkannya ke pihak majalah. Geun Yong pun dipecat.

Geun Yong yang dipecat tidak tinggal diam, dia melakukan demo di depan kantor manajemen Hu Joon. Tapi bukannya didengar, Geun Yong malah dihajar oleh fans-fans selebriti itu. Semakin bencilah Geun Yong. Dia kemudian menjadi tuna wisma karena tidak mampu membayar sewa rumah.

Geun Yong tidak putus asa menghadapi selebriti itu, sampai akhirnya ada sutradara yang mengajaknya untuk syuting variety show dengan tema selebriti dan antifan-nya. Tanpa dia sangka lawan mainnya adalah musuh nyatanya, Hu Joon. Mau tidak mau dia mengiyakan ajakan sutradara itu karena bayarannya sangat banyak. Disitulah awal mula kehidupan baru Geun Yong bersama Hu Joon.

Ternyata, Hu Joon benar-benar cowok yang menyebalkan dan berhati dingin. Dia selalu saja bertentangan dengan selebriti itu. Dan, apapun yang dilakukan Geun Yong, hanya caci maki dari fans-fans Hu Joon yang didapatnya. Dia hampir saja putus asa, untung ada Ji Hyang sang manajer yang baik hati.

Sebagai balasannya, tolong perlakukan Hu Joon dengan baik. Awalnya mungkin sangat susah untuk berbaik hati pada orang yang kelihatannya brengsek, tapi lama-kelamaan kau akan simpati padanya – hlm 121

Bagaimana pun dinginnya sikap Hu Joon, caci maki yang diberikan para fans-fansya, Geun Yong tetap bertahan. Semakin lama, dia menjadi tahu sikap Hu Joon sebenarnya, sampai cinta pertamanya pun Geun Yong jadi tahu. Hu Joon ternyata memiliki kisah cinta yang sangat rumit, In Hyong gadis yang disukainya pergi dengan senior artis yang bernama JJ dan Hu Joon tidak bisa berbuat apa-apa.

Orang-orang seperti kami ini harus membungkus masalah cinta sekalipun dengan bugkusan yang paling istimewa. Sampai benar-benar sempurna. Kau tahu impian semua orang? Mereka ingin memiliki kisah cinta seperti di dalam film. Sebelum jadi artis, aku juga seperti itu. Tetapi sekarang aku memimpikan hal lain. Aku ngin merasakan cinta seperti orang biasa – hlm 242

Semakin sering Geun Yong bersama Hu Joon, semakin dia mengetahui perasaan Hu Joon terhadap In Hyang, tanpa disadari Geun Yong ternyata mulai menaruh hati pada Hu Joon. Belum lagi konflik yang terjadi antara Hu Joon dan JJ.

Apakah yang selanjutnya terjadi antara Hu Joon dan Geun Yong? Apakah In Hyang akan kembali bersatu dengan In Hyang?

***

Ini novel dari penulis Korea yang saya baca, dan ternyata menyenangkan. Yah, sensasinya seperti nonton film Korea lah. Komedi Romantis. So, I Married The Anti-fan ini kocak dan manis. Pengalaman baca pertama dan langsung bagus, saya jadi ingin baca novel korea lagi, hihi. Konflik yang terjadi juga menegangkan dan tidak bisa ditebak, apa lagi endingnya.

Untuk yang mau bacaan ringan, novel ini cocok sekali. Apalagi yang memang doyan Korea. Penerbit Haru juga menerjemahkan dengan sangat baik, catatan-catatan kakinya juga sangat membantu. Dan, novel ini bakal diangkat menjadi film lho! Wah kayaknya harus nonton.

 

 

 

Attachments

IMG20160110171642-01

Attachments

Copyright © 2011 by Rainbow Rowell

All rights reserved

Penerjemah: Airien Kusumawardani

Penyunting: Novianita

Proofreader: Yuli Yono

Design Cover: Chyntia Yanetha

Penerbit Spring

Cetakan pertama, Desember 2015

436 hlm; 20 cm

Lincoln masih belum percaya bahwa pekerjaannya sekarang adalah membaca E-mail orang lain. Saat ia melamar pekerjaan sebagai petugas keamanan Internet, pemuda itu mengira ia akan membangun firewall dan melawan hacker, bukannya member peringatan pada karyawan yang mengirim E-mail berisi lelucon jorok seperti sekarang.

Beth dan Jennifer tahu bahwa ada seseorang di kantor yang monitor E-mail mereka. Hal itu adalah kebijakan kantor. Namun, mereka tidak menganggapnya serius. Mereka bertukar E-mail tentang hal-hal paling pribadi.

Saat Lincoln menemukan E-mail Beth dan Jennifer, pemuda itu tahu ia harus melaporkan mereka berdua. Namun ia tidak bisa, E-mail mereka terlalu menarik untuk dilewatkan.

Hanya saja, saat Lincoln sadar ia mulai jatuh hati pada salah satunya, sudah terlalu terlambat untuk memulai perkenalan.

Lagi pula, apa yang bisa ia katakan?

Aku tetap tidak suka kau haruus membaca surat-surat orang lain, terutama di malam hari, di sebuah gedung kosong. Hal itu seharusnya tidak dijadikan perkerjaan – hlm 8

Pekerjaan Lincoln adalah sebagai pejaga keamanan computer, dimana dia harus mengamati para pekerja di tempatnya bekerja, bekerja dengan patuh, tidak bergosip atau malah main game dan internetan. Lincoln juga mengoreksi email-email pekerja apakah ada kata-kata jorok di dalamnya. Tapi, tapi dia menjadi senang membaca E-mail dari dua sahabat di kantor itu yang terus-terusan membahas masalah pribadi mereka.

E-mail Beth dan Jennifer berisi tentang kehidupan sehari-hari mereka, mulai dari kisah Beth dengan kekasihnya yang super cuek dan juga Jennifer yang tidak ingin memiliki bayi tetapi akhirnya mengandung, suami Jennifer yang sangat baik dan Lincoln menikmati semua itu. Bukan hanya menikmati, Lincoln jatuh cinta kepada Beth. Di malam-malam hari saat pekerja-pekerja sudah pulang, Lincoln diam-diam mencari meja Beth.

Cinta. Tujuan. Semua itu adalah hal-hal yang tidak bisa kau rencanakan. Semua itu terjadi begitu saja. Dan bagaimana jika semua tidak pernah terjadi? Apa kau akan menghabiskan sisa hidupmu mendambakannya? Menunggu untuk bisa merasa bahagia? – hlm 124

Tanpa disadari Lincoln, Beth juga ternyata menyukainya diam-diam. Mereka pernah bertemu dan Beth kemudian menjuluki Lincoln sebagai Cowok Manisku. Tentu saja Beth dan Jennifer bertukar cerita mengenai itu di E-mail, Lincoln yang kemudian merasa bahwa itu dirinya kemudian dilemma, karena Beth punya kekasih. Dan tiba-tiba Sam, mantan kekasih Lincoln – yang membuatnya sulit mencintai gadis lain – muncul. Mereka dulunya putus karena Sam berselingkuh.

Cinta pertama selalu berakhir. Semua cinta pertama selalu berakhir. Tidak ada yang menikah dengan cinta pertama mereka. Cinta pertama hanya sebatas itu. Yang pertama. Itu artinya akan ada yang lain setelah itu – hlm 190

Lalu, apakah yang akan terjadi kepada Beth dan Lincoln? Apakah mereka akhirnya bertemu dan jatuh cinta secara nyata?

***

Jatuh cinta dengan seseorang karena siapa dirinya, apa yang dikatakannya, dan apa yang diyakininya. Itu sebenarnya jauh lebih romantis – hlm 239

Yah, kisah Lincoln masuk dalam jatuh cinta sebelum pandang pertama kepada Beth. Dan itu benar-benar romantis. Saya senyum-senyum sendiri membacanya. Buku ini sangat simple karena kebanyakan balas-balasan e-mail dari Beth dan Jennifer, tapi entah kenapa Rainbow Rowell mampu membuatnya menjadi sangat manis. Dan e-mail Beth ke Jennifer dan sebaliknya mengingatkan saya kepada sahabat saya, gaya persahabatan mereka natural sekali dan saya suka. Rainbow Rowell lagi-lagi mencuri hati saya.

Tapi, novel terjemahan ini nggak akan sampai manisnya kalau terjemahannya jelek, jadi terima kasih banyak kepada sang penerjemah. Bookmark dari Penerbit Spring juga lucu, suka.

Buku ini recommended banget deh!

Amora Menolak Cinta

IMG20160208110351-01

Amora Menolak Cinta

© Rainy Amanda

Diterbitkan oleh Amanda Bahraini (Penerbit AB)

Cetakan pertama, September 2015

viii + 238 hlm; 14,85 x 21 cm

Amora:

Kalian percaya cinta? Aku tidak. Menurutku, cinta hanyalah khayalan para penyair renaissance yang kurang kerjaan. Jantung mereka berdebar, dan mereka artikan itu sebagai cinta. Bibir mereka bergetar dan mereka artikan itu cinta. Mereka susah tidur, susah makan, dan mereka artikan itu sebagai cinta. Bahkan yang kelewat posesif dan main tangan mengartikan tindakan mereka sebagai cinta, padahal itu semua hanyalah reaksi kimia otak yang mempengaruhi kerja organ-organ tubuh kita. Bedah sedikit, suntik sedikit, hilangkan kupu-kupu dalam perut yang mereka elu-elukan. Apa istimewa?

Tapi kenapa semua orang masih saja memuja cinta?

Yang orang bilang jatuh cinta itu cuma reaksi kimia dari otak yang mempengaruhi kerja organ-organ tubuh kita – hlm 1

Amora, mahasiswi baru jurusan biologi, sangat menyukai pelajaran hormon dan itu sampai ke masalah cinta. Erin temannya yang sudah sering jatuh dan putus cinta, sudah sering kali dinasihati olehnya bahwa cinta itu hanya pengaruh hormone dan tidak lebih. Pelajaran hormone ini semakin menjadi ketika Erin putus cinta dengan Shinji, cowok yang sangat popular karena kegantengannya dan merupakan teman satu jurusan Amora.

Tanpa Amora sadari, keterlibatannya dengan hubungan Erin dan Shinji membuatnya masuk ke dalam masalah. Karena Amora dan Shinji masih mahasiswa baru di jurusan yang sama, mereka sering bertemu dan itu tiba-tiba membuat Shinji dan Amora menjadi dekat. Mulai dari pertengkaran-pertengkaran kecil tentang hormon, mereka semakin dekat. Pikiran Amora yang mengatakan Shinji adalah playboy juga hilang.

Kemudian kedekatan Shinji dan Amora menjadi topik yang selalu diperbincangkan sampai ke telinga Erin yang masih mencintai Shinji, sementara Amora mati-matian menyembunyikan dan menghindar dari Shinji.

Lalu bagaimana nasib persahabatan Amora dan Erin? Apakah Amora tetap menolak cinta Shinji yang diam-diam mulai disukainya juga?

***

Waktu pertama kali melihat sampul buku ini, saya langsung suka. Sampulnya simple tapi keren. Buku ini diterbitkan mbak Rainy dengan system self publishing. Awalnya, ceritanya rada membosankan karena alurnya rada lambat. Tapi lembar demi lembar ternyata mengasyikkan juga. Saya suka karena bisa tahu hormon-hormon yang menyangkut cinta. Hihi.

Saya juga suka konflik yang ada di bagian-bagian terakhir, konflik yang terjadi dan mengungkapkan kenapa Amora sampai benci dengan kata cinta. Di bagian akhir juga ada yang bikin terharu, kalau menyangkut soal keluarga saya biasanya cepat terharu. Hihi.