Babi Ngesot

babi ngesot

Judul                              : Babi ngesot

Penulis                          : Raditya Dika

Penerbit                       : Bukune

Terbit                             : Maret 2008

Tebal                              : 237 hlm

 

Siapa sih yang tidak kenal Raditya Dika? Siapa sih yang tidak mengenal ciri khas gaya penulisan dia? Saya membaca buku komedi ketika saya tengah suntuk atau lagi capek menguras air mata membaca buku-buku romance, dan buku Raditya Dika tidak pernah salah. Dia selalu menuliskan sesuatu yang biasa saja lalu kemudian bisa menjadi luar biasa, tanpa bisa dipikirkan malah terpikirkan oleh dia seperti dalam buku ini, gimana dia memikirkan harus punya babi yang bisa terbang saat mau ketemuan sama cewek alian blind date, katanya babi terbang itu bisa sebagai penolong kalu ternyata cewek yang ditemuinya itu tidak sesuai dengan yang diharapkannya.

 

Kegilaan lainnya di buku ini :

– Berita tentang cowok yang ngawinin ayam ditulis dengan gaya luar biasa aneh. Si ayam ditulis seolah-olah korban perkosaan beneran. “Si korban ditemukan tergeletak setelah digagahi oleh lelaki tersebut” Oh My God, Korban? Digagahi? Semua itu adalah kosa kata yang dipakai untuk memberitakan perkosaan yang menimpa manusia (hlm32)

– Gue kalo habis kentut aja harus tidur siang, memulihkan energi yang terbuang (hlm 33)

– Salah satu situasi yang paling gue takutkan dalam nge-date adalah kalo si cewek ke surupan.

“Aku sayang kamu”

“Aku ju….” dia hendak menjawab, lalu matanya jadi putih. “ARRRRGGGG!! MATI!!!!!! SEMUA MANUSIA MATI!!!! LUCIFER BERKUASA!!!!!

“Uh… Oh… Allahuakbar. Sayang? Allahuakbar?”

“ARRRGGGGHHH! JADILAH BAPAK DARI ANAK IBLIS INI?!!!!!!”

“Boleh juga”

Gimana gak ilfil?

– “iya kapan?”

“Apanya yang kapan?”

“KAMU KAWINNYA KAPAN?”

“Buset. Baru juga dua puluh tahun, Ma”

“Gak mo tahu. Pokoknya kawin umur 23” dia maksa.

“Gak mungkin lah, soalnya belum nemu cewek yang udah siap dikawinin umur 23”

“Duh kamu tuh kreatip dikit dong!”

“Kreatip?”

“Iyah!” teriak nyokap. “HAMILIN ANAK ORANG GITU”

“Gila”

 

Tidak perlu saya tuliskan semuanya kan? Lebih lucu kalau dibaca sendiri 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s