The BFG (Raksasa Besar yang Baik)

bfg

 

 

Judul                : The BFG (Raksasa Besar yang Baik)

Penulis             : Roald Dahl

Ilustrasi            : Quentin Blake

Terbit               : Januari 2010

Tebal               : 200 hlm

Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama

Ini pertama kali terjadi dialami Sophie ditengah malam buta di asrama yatim piatu.

Tengah malam buta, begitu bisik seseorang padanya suatu waktu, adalah saat spesial di tengah malam ketika semua nak serta orang dewasa tertidur amat lelap, dan makhluk-makhluk kegelapan keluar dari persembunyian dan menganggap dunia milik mereka (hlm 10)

Dia melihat Raksasa, hitam, tinggi dan kurus.

Saya sendiri yang sudah merasa cukup umur untuk dikatakan dewasa, masih sering bertanya-tanya, apakah raksasa itu benar-benar ada? Dan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan konyol dan memuaskan diri sendirilah makanya saya bersemangat sekali yang namanya membaca buku anak-anak. Membaca buku anak-anak tidak membuat stress.

Membaca karangan Roald dahl judul yang ini sangatlah menghibur, memang sangat cocok untuk pembelajaran mengenai kosa kata yang benar. Ada banyak kata-kata lucu didalamnya, ketika sang raksasa si Big Friendly Giant berbicara.

“Hanya karena aku raksasa, kau pikir aku kanibul pemakan manusia!” (Kanibul, Kanibal)

“Setiap tomat manusia rasanya khas dan berbeda.” (Tomat, Umat)

Mau ikut percaya atau tidak, setelah membaca ini, saya jadi tahu, seperti inilah rasa-rasa manusia di mulut raksasa.

Orang Arab dari Arab Saudi rasanya seperti minyak.

Manusia dari Panama rasanya seperti topi.

Umat manusia dari jersey mempunyai rasa benang wol. Yang dimaksudnya adalah kaos Jersey, haha

Orang Wellington rasanya seperti sepatu bot.

“Kau pikir aku memperbingungkanmu.”

“Aku tidak akan pernah omong bolong padamu.”

Membaca buku anak-anak ini membuat perut dan otak saya tergelitik.

 

Kau juga boleh percaya atau tidak, tapi menurutku setelah membaca ini, kau akan beranggapan persis seperti apa yang telah kau baca. Hmm.

Ternyata BFG ini adalah raksasa yang baik hati peniup mimpi indah bagi anak-anak.

“Dari mana kau dapatkan mimpi-mimpi itu?”

“Aku mengumpulkannya.”

“Kau tidak dapat mengumpulkam mimipi, mimpi bukanlah sesuatu yang dapat kau pegang.” (saya suka kalimat yang satu ini ^^)

“Kau takkan pernah mengerti. Mimpi, saat terbang melayang di udara malam hari, mengeluarkan suara kecil yang mendengung, begitu lirih dan lembut, sehingga mustahil didengar manusia.” (hlm 42)

Kau juga akan mengangguk sambil tersenyum mengetahui ini.

“Laba-laba juga banyak bicara. Kau mungkin tidak mengira, tapi laba-laba makhluk yang sangat cerimis. Dan ketika membuat sarang, mereka bernyanyi sepanjang waktu.” (hlm 47)

Mungkin kau juga kan berdecak kagum kepada imajinasi si Roald dahl yang menciptakan minuman bernama frobscottle yang merupakan kebalikan dari coke minuman yang sering kita minum. Minuman ini ceritanya minuman kesukaan para raksasa. Jikalau coke mempunyai gelembung yang akan berkumpul di permukaan, frobscottle mempunyai gelembung yang berkumpul di dasar botol jika dikocok. Ketika minum coke yang gelembungnya naik keatas, ketika meminumnya juga gelembungnya naik ketenggorokan dan menyebabkan sendawa yang agak tidak enak, nah frobscottle sendiri akan berkumpul di bawah dan keluar dibawah, haha.

Kamu akan tersedak dan agak tersinggung membaca ini tapi kemudian akan mengangguk setuju.

“Raksasa memang tidak menyenangkan, tapi mereka tidak saling bunuh dan memakan. Umat manusia satu-satunya binatang yang membunuh sesama,” kata BFG

“Bahkan ular-ular berbisa tidak membunuh sesama.” (hlm 78)

Dan ini,

“Kupikir amat mengerikan jika raksasa-raksasa biadap itu pergi setiap malam untuk memakan manusia. Manusia tidak pernah menyakiti mereka.”

“Itulah yang dikatakan si babi kecil setiap hari, aku tak pernah menyakiti manusia jadi mengapa mereka memakanku?”

“Umat manusia membuat peraturan demi kenyamanan mereka sendiri.” (hlm 79)

 

Mimpi tidak membutuhkan apa-apa. Jika mimpi itu indah, mimpi itu akan menunggu dengan tenang selamanya hingga dilepaskan dan diizinkan melakukan tugas. Jika mimpi buruk, mimpi itu akan berusaha keras keluar. (hlm 101)

Dan bagian terakhir ini saya belum benar-benar mengecek apakah benar atau tidak. Disaat dimana para tentara, Sophie dan BFG menuju ke Negeri Raksasa untuk membasmi raksasa-raksasa pemakan manusia itu. Katanya negeri itu tidak ada di dalam Atlas.

Si pilot mida masih nyengir lebar. Ia berkata kepada mereka, “Itulah sebabnya mereka selalu menyertakan dua halaman kosong di belakang Atlas. Halaman-halaman itu untuk negara-negara baru. Kau harus mengisinyasendiri.” (hlm 183)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s