Goosebumps : Night Of The Living Dummy

Goosebumps__Bone_4b08eb8d01867

Goosebumps : Night Of The Living Dummy

by R.L. Stine

Copyright© 1993 by Parachute Press Inc.

Published by arrangement with SCHOLASTIC INC.

All Right Reserved

Goosebumps is registered trademark of parachute Press Inc.

Goosebump

Boneka hidup beraksi

Alih bahasa : Diniarti Pandia

Cetakan Ketiga : Maret 1996

PT. Gramedia Pustaka Utama

160 hlm : 21 cm

DIA BUKAN BONEKA!
Slappy-itulah nama yang diberikan Lindy pada boneka ventriloquis yang ia temukan di tempat sampah. Slappy memang jelek tapi lucu. Lindy sangat senang belajar membuat Slappy bergerak dan bicara.
Namun Kris iri dengan perhatian yang terlimpah pada Lindy. Itu tidak adil. Mengapa yang mujur itu selalu Lindy?
Kris bertekad untuk punya boneka sendiri.
Ia akan buktikan pada Lindy bahwa ia tak kalah hebat dengan saudara kembarnya itu.
Lalu hal-hal aneh mulai terjadi. Hal-hal yang tidak menyenangkan. Hal-hal jahat.
Tak mungkin sebuah boneka menjadi penyebab semua itu. Atau memang mungkin?

Hal-hal mengerikan muncul ketika Kris telah menemukan boneka untuk dirinya sendiri. Dapur di rumahnya berantakan, perhiasan kesayangannya hancur, di duga boneka Krislah yang bernama Mr. Wood penyebabnya. Namun, ketika Kris sudah menangis ketakutan, Lindy saudara kembarnya malah menertawakannya. Ternyata, dialah dibalik hal aneh yang terjadi, berkaitan Mr. Wood. Kris mengira bonekanya itu hidup. Lindy melakukan itu semua untuk menakut-nakuti Kris karena sudah mengikutinya belajar menjadi ventriloquis. Dia tidak suka Kris mengikutinya.

Tetapi, setelah Kris mendapatkan sebuah kertas kecil di kantung baju Mr. Wood dan membaca apa yang terteta di situ, keadaan semakin kacau dan Kris terus mendapat masalah. Boneka itu benar-benar hidup.

Seri Goosebumps kali ini yang halamannya tidak lompat-lompat, jadi saya menghabiskannya dengan cepat. Sisi horornya pun terasa. Saya suka serial Goosebumps ini, kata-katanya ringan. Mungkin tidak terlalu horor bagi orang dewasa, tapi menurutku akan sangat horor jika dibaca anak-anak usia 12 tahun ke bawah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s