Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990

1106559_M

DILAN

DIA ADALAH DILANKU TAHUN 1990

Penulis: Pidi Baiq

Desain sampul: Kulniya Sally

All rights reserved

Cetakan VI, September 2014

Penerbit DAR! Mizan

332 hlm; 20.5 cm

“Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja.” (Dilan 1990)

“Milea, jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti, besoknya, orang itu akan hilang.” (Dilan 1990)

“Cinta sejati adalah kenyamanan,kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli. (Milea 1990)

Cinta itu indah, jika bagimu tidak, mungkin kamu salah milih pasangan.

Pidi Baiq

Haha. Hahaha. Hahahaha. Hahahahaha.

Selama baca buku ini, saya cuma bisa ketawa sambil mesem-mesem. Melihat tahunnya, tahun 1990 membuat saya yang baru lahir pada tahun segitu jadi tahu kalau orang-orang dulu pacarannya kayak begini. Hehehe. Gombalan-gombalan sih tidak ada bedanya, cuma rasanya saja. Tapi menurutku, Dilan, mungkin lebih baik saya menyebutnya Om Dilan, memang berbeda. Hahaha.

Membaca buku ini membuat saya seperti membaca Diari tante saya dulu. Uppss ketahuan. Hahaha. Ya, buku ini kayaknya buku Diari Milea, eh Tante Milea deh.

Isi buku ini yah, kebanyakan gombal-gombal lucu. Jadi baca aja deh bukunya biar nikmati sendiri. Buku ini juga bisa deh jadi panduan PDKT buat kamu-kamu. Hihi

“Aku ingin pacaran dengan orang yang dia tahu hal yang aku sukai tanpa perlu kuberitahu, yang membuktikan kepadaku bahwa cinta itu ada tetapi bukan oleh apa yang dikatakannya melainkan oleh sikap dan perbuatannya.” – Milea

Yes, setuju Tante Milea.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s