How to Be a Pirate

143728

ISBN                     : 978-979-433-584-0

Rilis                       : 2010

Halaman               :248

Penerbit               : Mizan Fantasi

Bahasa                 : Indonesia

How to Be a Pirate adalah buku seri kedua dari How to Train Your Dragon. Tantangan yang dilalui tokoh-tokohnya semakin sulit saja dan tentulah semakin seru petualangannya.

Dapatkan buku ini di toko buku online

Bukupedia

http://www.bukupedia.com/id/book/id-36686/hiccup-horrendous-haddock-iii-2-how-to-be-a-pirate-bagaimana-caranya-menjadi-bajak-laut.html

Tantangan selanjutnya adalah seperti dengan judulnya, bagaimana cara menjadi bajak laut. Bajak Laut dikenal dengan sosok yang sangat bengis, kejam dan kasar. Semua anak laki-laki seumuran Hiccup mempunyai cirri-ciri tersebut dan semua bangsa Viking, tetapi Hiccup dan Fishlegs berbeda. Maka dari itu, setiap tantangan mereka nyaris saja putus asa. Hiccup yang anak kepala suku hampir selalu diejek dan gagal dalam mata pelajaran, tidak ada seorang pun yang memujinya.

Bagaimana kau bisa jadi pahlawan tanpa ada yang menepuki? – Fishlegs

Tapi Hiccup tidak pernah putus asa, dia selalu mampu bertahan dengan ide-ide cemerlangnya.

Ingatlah bahwa yang terbaik tidak selalu yang paling jelas terlihat – Grimbeard the Ghastly

Kali ini mereka harus menemukan harta karun nenek moyang Hiccup, nenek moyang Suku Hooligan Berbulu yang sampai saat ini belum ada yang pernah mendapatkannya. Nenek moyang Suku Hooligan, Grimbeard the Ghastly, bajak laut terhebat yang pernah ada sangat licik dan pandai menyembunyikan harta karunnya yang berlimpah ruah.

Mampukah Hiccup menjadi pahlawan? Mampukah dia membuat bangga Ayahnya yang kepala suku dan nenek moyangnya?

Sinopsis:

Kalau kau anak bangsa Viking, artinya kau harus jadi bajak laut jempolan. Viking yang nggak bisa jadi bajak laut, apalagi takut air… ke laut aja deh!

Itulah yang harus dijalani Hiccup Horrendous Haddock III. Sebagai anak kepala suku Viking Hooligan Berbulu, dia harus jadi bajak laut hebat. Harus menjuarai kelas Meludah Hinaan Tingkat Tinggi, dan Kekejaman Tanpa Ampun. Masalahnya Hiccup lebih mahir bahasa Prancis dan lebih suka belajar bahasa Naga, yang jelas-jelas dilarang keras di bangsa Viking. Bisa nggak ya, Hiccup jadi bajak laut perkasa? Apalagi naganya, Toothless, hanyalah naga ompong dan lebih suka tidur, nggak garang seperti naga milik anak-anak Viking lainnya.

Tapi Hiccup tak putus akal, dia berjuang jadi bajak laut tangguh dengan caranya sendiri… yang kadang konyol tapi ampuh!

Review:

Seperti buku pertamanya, buku kedua ini juga sangat lucu dan saya suka. Meskipun Hiccup dan temannya konyol, tapi tetap ada pesan moral yang bisa disampaikannya. Jadi, buku ini cocok untuk dibaca oleh anak-anak. Isinya juga tetap dengan ilustrasi-ilustrasi yang lucu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s