Selamanya Cinta

13517763

Selamanya Cinta

Enno Kireina

Editor: Widyawati Oktavia

Proofreader: Syafial Rustama

Penata Letak: Diandra Karran

Desain sampul: Gita Mariana

Cetakan ketiga, Juli 2012

Penerbit Bukune

306 hlm

Bahagia itu sederhana – duduk diam bersamamu saja telah membuatku bahagia. Bersamamu membuat hari-hariku penuh warna. Begitukah makna sahabat, seseorang yang membuatmu rindu, membuatmu tersenyum diam-diam ketika mengingatnya? Ataukah aku telah jatuh cinta kepadamu – dalam kebersamaan hari-hari kita?

Namun, jika cinta membuat kita luka dan membuatku kehilanganmu, aku memilih menyimpan cintaku di relung hati paling jauh. Dan, luka, biarkan ia pun tersimpan di hati. Dengan begitu, kau akan tetap di sisiku, bukan? Ah, nyatanya kau tetap menjelma kehilangan dalam kisah kita. Entah bagaimana, aku pun kehilangan bahagia.

Kau, di takkdir manakah kita bisa bertemu kembali?

Aku menunggumu

Reina, Abe, Dinda, dan Teddy. Empat sahabat yang dipertemukan di bangku SMA, mereka selalu melakukan hal bersama-sama di bawah pohon Flamboyan di sekolah mereka. Disetiap sekolah, pastilah yah ada saja teman yang tidak menyukai, teman yang sok berkuasa, nah sepeti itu juga di sekolah mereka, ada geng cewek popular yang membenci Reina dan Dinda. Masa-masa SMA memang masa yang paling campur aduk, mengenai pelajaran lah, mengenai perasaan lah, tapi itulah yang membuat masa SMA menjadi tak terlupakan. Kedekatan mereka menumbuhkan rasa diantara mereka masing-masing. Abe mulai merasakan kalau rasa sayangnya ke Reina bukan hanya sekadar sayang sebagai sahabat. Reina juga merasakan hal yang sama tetapi dia memegang keyakinan teguh kalau persahabatan mulai ada saling sayang itu, kutukan. Dan dia memendam perasaannya. Itu diperkuat ketika Dinda akhirnya jadian dengan Teddy dan Teddy meninggal, Reina semakin yakin cinta dalam persahabatan itu akan mendtaangkan kutukan. Lalu bagaimana dengan Abe? Sanggupkah Reina menahan terus persahabatannya? Apakah Dinda bisa melupakan Teddy? Bagaimana nasib persahabatan mereka?

Cinta akan kembali ke tempat yang seharusnya – hlm 302

Cinta dan persahabatan. Dalam persahabatan tentulah kita saling cinta. Tapi apa yang terjadi jika yang tumbuh adalah perasaan sebenar-benarnya cinta antara laki-laki dan perempuan? Apakah benar yang selama ini ditakutkan oleh seorang Reina tentang kutukan?

Hem, novel ini sukses membuat saya mengenang masa SMA yang kalau dipikir sekarang, lucu, hehe. Sukses membuat saya tegang, sukses membuat saya terharu. Saya suka dengan alur ceritanya, setelah dibuat lega, ada saja hal yag membuat itu kembali mengerikan. Saya suka konflik-konfliknya walau memang terkesan agak ke-sinetron-an, hehe. Kalau saya ada di dalam cerita sih, saya juga bakal kesemsem sama Abe yang tengil tapi pintar dan jago basket. Standar kesukaan anak SMA kan yah. Hehehe.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s