Blue Vino

bluevino

Blue Vino

Oleh Kusumastuti Fischer

Editor Dini Novita Sari

Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama

328 hlm; 20 cm

Mereka terdiam.

Tanpa kata, namun bukan tanpa makna.

Ketika cinta menebarkan mantranya,

Sebuah senyum mampu membuka seluruh bulir rasa.

Langenlois. Ilayah perkebunan anggur di selatan Austria itu menjadi tempat Roz meyembuhkan luka hati karena dikhianati rekan kerjanya.

Di tengah deretan pohon anggur serta penduduk pedesaan yang ramah dan menyenangkan, Roz berharap bisa menata lagi kehidupan pribadinya yang terlupakan demi ambisinya berkarier.

Born Baum dan Dagny Kerulaner adalah dua pria yang membuat Roz menemukan sisi lain dirinya. Tapi tak disangka oleh Roz, satu dari dua pria tersebut melakukan hal keji yang nyaris membuat Roz melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya.

Di kakiku sudah terpasang sepatu yag luar biasa indah, namun begitu melihat harganya, yang terlintas di kepala adalah, apa benar aku membutuhkannya? – hlm 107

Itulah yang menjadi pertanyaan Roz kepada dirinya sendiri setelah merasa ragu terhadap perasaan lelaki yang baru dikenalnya itu. Born, yang akhirnya dia ketahui berprofesi sebagai aktor. Lelaki itu sudah tentu tampan diluar sebagai pamornya sebagi aktor. Dia pengertian dan juga baik dan itulah yang membuat Roz tidak sanggup menolak apapun yang dimintanya.

Roz yang mengajukan cuti selama tiga minggu itu menginap di salah satu perkebunan anggur terbaik milik seretrisnya Lisa. Perkebunan anggur itu juga menyediakan tempat tinggal. Saat itulah Roz berkenalan dengan Born. Roz juga akhirnya berkenalan dengan Dagny, laki-laki yang memiliki mata berwarna biru karena selalu kesasar sampai ke perkebunan anggurnya saat jalan-jalan.

Tak Roz sangka liburannya di Austria tidak sepenuhnya menjadi liburan karena dia justru dihinggapi banyak masalah. Dia menghabiskan liburnya dengan memcahkan masalah orang lain dan juga masalahnya sendiri.

Aku tahu hatimu bukan taman bermain, yang aku dapat seenaknya keluar masuk, menggunakan mainan di sana sampai ada yang terluka dan keluar lagi jika bosan – hlm 317

Kedua laki-laki yang ditemuinya itu membawa masalah buatnya. Yah kau tahu lah masalah yang melibatkan perempuan dan laki-laki tak lain dan tak bukan adalah percintaan. Born yang menggoda dan memiliki banyak penggemar dan Dagny yang begitu pengertian.

Jadi, siapa yang dipilih Roz? Bagaimana masalah-masalah yang melibatkannya?

***

Wah, baca buku ini jadi nambah pengetahuan tentang perkebunan anggur, dan sepertinya seru kalau pergi ke sana melihat panen dan cara pembuatan wine. Tidak hanya tentang perebunan anggur, konflik yang terdapat di buku ini secara tidak langsung mengajarkan bagaimana bisnis tentang wine itu sendiri bisa menjadi sangat rumit. Hehehe. Setting Austrianya juga ‘dapet’ banget.

Mbak Uti berhasil mengaduk-aduk perasaan saya jika menaruh diri saya sebagai Roz, bertemu dengan dua laki-laki tampan dan harus memilihnya. Hahaha.

Oh iyah, terima kasih banyak atas hadiah bukunya ini mbak Uti. Saya suka novel yang seperti ini yang menyuguhkan tidak hanya cerita tapi juga menambah pengetahuan.

Banner-Lomba-Reading-campaign-2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s