The Virgin Suicides

the virgin suicides

The Virgin Suicides

Diterjemahkan dari The Virgin Suicides

Jeffrey Eugendes

Terbitan Warner Books, New York., New York

Penerjemah: Rien Chaerani

Terbitan Dastan Books

Cetakan 6, Oktober 2013

296 hlm; 12.5 x 19 cm

Michigan, awal 1970-an. Keluarga Lisbon adalah keluarga yang sangat religious, keluarga biasa dengan kehidupan yang juga biasa. Sampai ketika satu demi satu anak gadis keluarga itu melakukan bunuh diri. Kelima perawan misterius iyang cantik itu mengakhiri hidup mereka sendiri secara misterius pula. Gadis-gadis keluarga Lisbon berumur tiga belas (Cecilia), empat belas (Lux), lima belas (Bonnie), enam belas (Mary),dan tujuh belas tahun (Therese).

Cecilia, si bungsu, menyayat pergelangan tangannya sambil berendam di bak mandi. Kedua tangannya mendekap gambar Perawan Suci. Percobaan percobaan pertamanya ini gagal. Namun, ia berhasil dalam percobaan keduanya. Tubuhnya meluncur dari lantai atas rumah. Keberhasilan Cecilis diikuti oleh keempat saudarinya, masing-masing dengan cara yang berbeda.

Gadis-gadis keluarga Lisbon begitu terobsesi dengan kematian. Tidak ada seorang pun yang tahu misteri di balik itu semua. Tidak ada yang tahu apa yang sesungguhnya terjadi di dalam rumah keluarga Lisbon…

“Apa yang kau lakukan di sini, Sayang?kau bahkan belum cukup dewasa untuk mengerti betapa sulitnya hidup ini.”

“Terang saja, Anda tak tahu bagaimana rasanya menjadi anak perempuan berumur tiga belas tahun.” – hlm 11

Itulah jawaban yang diberikan Cecilia ketika ditanyai oleh Dokter ditempatnya dirawat setelah mencoba bunuh diri. Entah apa yang merasuki pikiran anak gadis itu. Tetangga-tetangga mengatakan dia dirasuki setan. Padahal keluarganya rajin ke Gereja setiap minggu.

Setelah percobaan gagal dilakukannya, dia melakukannya lagi saat pesta kembalinya kerumah setelah dirawat di rumah sakit sedang berlangsung. Orang tuanya merasa perlu sesekali mengadakan pesta di rumah dan melibatkan teman-teman keempat anak gadisnya. Mr. dan Mrs Lisbon sangat ketat menjaga anak gadis mereka. Gadis-gadis itu sangat jarang bergaul dan membuat para laki-laki sebayanya menjadi penasaran dan berimajinasi terlalu tinggi kepada mereka. Yah benar, bunuh diri kedua ini berhasil membuat Cecilia kehilangan napas.

Setelah kepergian Cecilia, keluarga Lisbon semakin tertutup. Bahkan mereka sudah jarang ke Gereja lagi. Rumah mereka cenderung gelap dan tidak dibersihkan. Ketiga anak gadis lainnya sudah tidak pernah terlihat dan semakin menjadi-jadilah imajinasi dan keingintahuan anak lagi-laki sebaya mereka. Setelah setahun, ketiga anag gadis itu pun bunuh diri.

Bunuh diri adalah dosa besar dan tergantung pada niat. Sangat sulit untuk tahu apa isi hati gadis-gadis itu. Apa sebetulnya ingin mereka lakukan? – hlm 45

Dan, cara gadis-gadis itu bunuh diri sungguh mengganaskan.

***

Terima kasih untuk Mas Eko atas pemberiannya ini. Hehe.

Memiliki empat anak dan semuanya gadis memang sangat sulit, guru saya pernah berkata lebih mudah menggembala 100 ekor sapi disbanding menjaga satu anak gadis. Mungkin itulah tekanan yang dialami Mr. dan Mrs Lisbon, mengetahui keempat anak gadisnya juga sangat cantik-cantik.

Ke-protektif-an Mr. dan Mrs Lisbon terhadap puteri-puterinyalah mungkin yang menyebabkan mereka bunuh diri? Setertekan itukah mereka? Kau bisa mendapatkan jawabannya ketika membaca buku ini.

Ada satu penelitian mengenai ada suatu gejala mengapa ketiga saudari ini memilih ikut jejak saudarinya yang lebih dulu bunuh diri. Wah seram juga yah, ternyata keinginan untuk bunuh diri juga bisa menular. Lalu bagaimana kehidupan Mr dan Mrs Lisbon setelah ditinggal semua anaknya yang memilih bunuh diri?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s