Blogtour 100 Days + Giveaway

100 Days

100 Days

© Nathalia Theodora

Editor: Cicilia Prima

Desainer kover: Julia Laud & Ivana PD

Ilustrator isi: Mico Prasetya

Penata isi: Yususf Pramono

Cetakan pertama: November 2015

ISBN: 978-602-375-234-8

146 hlm

Seo Ji-Hye sudah mencintai Park Tae-Jo0n nyaris seumur hidupnya, tapi laki-laki itu ternyata tidak memiliki perasaan yang sama dengannya. Ketika Ji-Hye dan ayahnya diusir dari rumah sewa mereka, Ji-Hye akhirnya terpaksa tinggal di rumah Tae-Joon.

Bertekad akan membuat Ta-Joon jatuh cinta padanya, Ji-Hye pun menawarkan Strategi Seratus Hari padanya – di mana Tae-Joon harus menerimanya menjadi pacarnya, dan dalam seratus hari itu, dia akan berusaha membuat Tae-Joon jatuh cinta padanya. Jika dia gagal,maka dia akan membiarkan Tae-Joon meninggalkannya, dan berjanji akan menghilang selamanya dari hidup Tae-Joon.

Tapi Ji-Hye mulai meragukan strateginya itu, ketika akhirnya mantan pacar Tae-Joon muncul kembali, yang sekaligus membongkar rahasia keluarga Jo-Hye dan Tae-Joon, dan mungkin akan memisahkan mereka untuk selamanya.

 

Pemuda tampan dan juga pemilik café black and white, siapa yang tidak jatuh cinta dengan Tae-Joon? Begitulah Ji-Hye, dia tergila-gila dengan pemuda anak dari teman kedua orang tuanya. Hampir setiap hari Ji-Hye nongkrong di café milik Tae-Joon hanya untuk melihat pujaan hatinya itu bekerja, bahkan berkali-kali dia melamar pekerjaan di café itu dan Tae-Joon menolaknya berkali-kali pula. Dia benar-benar menggilai Tae-Joon. Sebenarnya Ji-Hye punya alasan, mama Tae-Joon sangat menyukai dan menyayangi Ji-Hye, dan sebelum meninggal kedua orang tua mereka masing-masing sudah sepakat kalau Tae-Joon dan Ji-Hye harus menikah di masa depan.

Perhatian Ji-Hye malah membuat Tae-Joon membencinya, dia selalu menolak untuk pergi berdua, bahkan Tae-Joon membenci setiap kali Ji-Hye memanggilnya dengan nada manja.Tapi, cinta Ji-Jye kepadanya tidak membuat perempuan itu mudah menyerah, dia terus mengerahkan tenanganya.

Suatu hari, Ji-Hye mendapat kabar bahwa dia harus diusir dari rumah kontrakan bersama ayahnya karena tidak mampu lagi membayar. Rencana ayahnya yang membawa Ji-Hye ke rumah Tae-Joon untuk dititipkan selama ayahnya mencari uang untuk mendapatkan sewa rumah lagi, membuat Ji-Hye dilemma. Tentu itu sangat membuatnya senang tapi juga tidak karena ayahnya tidak ikut tinggal dengan mereka.

Ji-Hye pun akhirnya bisa diterima bekerja di café dengan alasan dengan bekerja dia mampu membantu ayahnya untuk mendapat uang sewa rumah dan lekas pergi dari rumah Tae-Joon. Hidup bersama, bekerja di tempat yang sama dan bertemu setiap hari tidak membuat Tae-Joon bersikap ramah kepada Ji-Hye. Maka, Ji-Hye pun mengusulkan kepada Tae-Joon proyek Seratus Hari, dimana seolah-oleh mereka berpacaran, tetapi jika dalam seratus hari Tae-Joon tidak juga jatuh cinta kepada Ji-Hye, dia akan menjauhi laki-laki pujaan hatinya itu.

Ji-Hye pun merasakan bagaimana berkencan dengan Tae-Joon, makan malam bersama, pulang ke rumah bersama, meski Ji-Hye harus memaksa Tae-Joon dulu. Setelah proyek Seratus Hari itu hampir selesai, masalah diantara mereka pun bermunculan, tiba-tiba mantan pacar Tae-Joon muncul. Dan, bukannya menampakkan tanda-tanda jatuh cinta, Tae-Joon malah menjauhinya.

Apa yang terjadi diantara mereka berdua? Mampukah Ji-Hye menaklukkan hati Tae-Joon yang dingin di hari keseratus?

Kuharap, aku berhasil membuatmu jatuh cinta padaku. Kuharap, seratus hari ini, berarti sesuatu bagimu – hlm 117

***

100 Days ini adalah salah satu pemenag #PSA 3 yang diakan oleh Grasindo dan buku kedua yang saya baca dari kategori itu. Saya suka novel ini karena –seperti serial drama korea yang biasa saya tonton- lucu dan menggemaskan. Tipe-tipe pasangan Korea yang ada di drama-drama, saling mencibir tetapi cowoknya tetap perhatian. Uwuwuwu.

Ini buku pertama dari mbak Nathalia yang saya baca dan suka. Karakter tokohnya pas, seperti yang saya bilang, saya seperti lagi menonton drama Korea saat membacanya dimana tokoh ceweknya yang periang, imut dan lucu bersama dengan cowok yang tampan, dingin terhadap si perempuan tapi tetap perhatian.

Saya juga suka konfliknya yang hadir di bagian akhir, dimana sebenarnya sudah bisa ketebak akhirnya eh malah timbul konflik lain. Walau tidak semelow drama-drama korea yang biasa saya tonton, saya cukup terharu dengan konflik yang mengangkat tentang keluarga.

Saya juga suka karena di dalamnya ada ilustrasi-ilustrasi yang lucu.

Kalau kamu lagi mau bacaan yang santai-santai, 100 Days ini cocok untuk kamu deh. Bacaan ringan dan lucu, juga kisah percintaan yang sweet. Apalagi yang pecinta drama Korea, pasti sudah bisa membayangkan bagaimana kelucuan yang biasa dilakukan pasangan-pasangan di drakor.

blogtour 100 days

Kamu mau dapat novel 100 Days ini? Simak syarat-syaratnya:

  1. Domisili Indonesia
  2. Follow Blog ini
  3. Follow twitter @grasindo dan @cinenathz
  4. Share link postingan ini dengan mention kedua akun di atas dan @DhaniRamadhani jangan lupa pakai hastag #100Days
  5. Jawab pertanyaan di bawah ini dengan menyertakan nama, akun twitter dan link share

Apa yang akan kamu lakukan jika diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikan sesuatu kepada orang yang kamu cintai?

Giveaway ini berlangsung sampai tanggal 10 Desember 2015.

Selamat menjawab dan semoga beruntung ^^

Advertisements

23 thoughts on “Blogtour 100 Days + Giveaway

  1. Santi Wiryawan says:

    nama : Fransisca Susanti
    akun twitter : @siscacook
    link share : https://twitter.com/siscacook/status/672590771514646529
    Follow blog by email : santi wiryawan
    Jawaban :
    Selama 100 hari setiap hari aku akan mengirimkan kejutan paket origami 10 burung bangau yang melambangkan 10 harapan kebahagiaan dan kedamaian dalam hubungan cinta.
    Sehingga 10 x 100 = 1000, pada hari keseratus akan terkumpul 1000 origami burung bangau, keinginanku akan dikabulkan (tentu saja harus dibarengi doa dan usaha). Burung bangau merupakan makhluk suci yang bisa hidup selama ribuan tahun. Kuharap cinta kami berdua akan bertahan detik demi detik selama ribuan tahun.
    Legenda 1000 burung bangau tercipta ketika seorang anak Jepang bernama Sadako Sasaki mengidap leukimia karena dampak bom Hiroshima. Temannya Chizuko Hamamoto membawakannya bangau dari kertas emas. Ia ingin sembuh. Walaupun ia meninggal dunia ketika membuat bangau yang ke-644.
    Pada hari keseratus selain menggenapi jumlah burung bangau hingga 1000, aku akan membuat sebuah tugu kecil penyataan cinta yang terbuat dari dark chocolate. Kuharap setiap gigitannya akan menyebarkan kehangatan perasaanku padanya. =)
    Cinta memang tidak bisa dipaksakan. Cinta juga sederhana. Tapi yang membuat cinta itu tidak biasa karena emosi. Perasaan yang bermain. Mencintaimu adalah hal yang terindah dalam hidupku. Sebenarnya tidak perlu 100 hari untuk membuktikan perasaanku padamu, cukup kau dengarkan baik-baik lonceng hatiku dan kau akan mengerti.
    Hatiku memancarkan 100 candela, intensitas cahaya cintaku yang bersinar kuat hari demi hari. 100 candela 100 hari 100 emosi cinta 100 keajaiban perasaan. ^.^
    trims atas kesempatan giveawaynya ^^

  2. rywei says:

    Saya orang yang percaya jika cinta bisa timbul ala biasa. Maka, cara tertepat untuk membuktikan perasaan saya adalah dengan terus memenuhi matanya oleh kehadiran saya. Entah itu semenit sehari, saya akan berusaha untuk menemuinya. Hal ini mungkin berpotensi menimbulkan kebosanan buat dirinya tapi beginilah usaha saya. 100 Days belum tentu cukup namun bukankah cinta sering tidak terduga? Berbosan-bosan dahulu biar nanti kalau sudah cinta stok bosannya keburu habis.
    Saya rasa ini jurus yang lumayan sederhana, sudah begitu entah dari mana saya yakin bisa bermakna. Yah, ini metode saya.

    Nama: Tri Wahyuni
    Twitter: @tewtri
    Link Share: https://mobile.twitter.com/tewtri/status/672652784408403968

  3. ramadhan.ryu says:

    Nama : Ramadhanul Fitri Mardas
    Akun twitter : @ramadhan_rae
    Link share : https://mobile.twitter.com/ramadhan_rae/status/672663426980642816?p=v

    “Apa yang akan kamu lakukan jika diberi
    kesempatan 100 hari untuk membuktikan
    sesuatu kepada orang yang kamu cintai?”

    Jawaban :
    Apa yang akan aku lakukan? Haha ga muluk-muluk kok tapi tetep bisa bikin dia inget terus sama aku. Aku akan selalu merecoki si dia setiap hari sampai dia bosen kalo perlu 😀

    Eits, tapi bukan recokin dalam arti bener-bener ngeganggu kehidupan dan kenyamanan dia ya hihihi

    Aku bakal terus ngerocokin dia setiap hari dengan segala perhatian penuh aku sama si dia, apapun itu bentuk perhatiannya, bakal aku laksanakan terus sampai dia balik jatuh cinta sama aku.

    Emang sih kemungkinan taktik ini berhasil kecil banget, tapi apa salahnya mencoba?

    Cinta karena terbiasa bisa aja terjadi lho ;))

  4. imandapuspa01 says:

    Nama: Puspa Imanda
    Twitter: @oephaIm
    Link Share: https://mobile.twitter.com/OephaIm/status/672709697573625856

    Jawaban

    100 hari adalah waktu yang sangat singkat. Membuktikan cinta dengan waktu sesingkat itu sangatlah sulit. Untuk membuktikannya, tergantung bagaimana hubunganku dengan si dia. Jika kami sudah dalam sebuah hubungan, maka aku akan lebih memperhatikan dia. Memberikan perhatian lebih dan membuatnya nyaman terhadapku. Konon, orang bilang jika rasa nyaman itu adalah cikal bakal cinta.
    Namun, jika aku dan si dia belum terikat dalam sebuah hubungan, dan kami belum begitu dekat, maka dalam seratus hari itu, aku akan mencoba menarik perhatiannya. Menyapanya setiap hari dan mencoba membuatnya nyaman terhadapku. Terus menerus mencoba mendekatinya dan di hari terakhir, aku akan membuktikan cinta dengan sebuah pernyataan. Pernyataan isi hati yang akan mewakili cintaku.

    Cukup sederhana, walau orang bilang jika membuktikan cinta itu dengan pengorbanan. Tapi, apakah penyebab sebuah pengorbanan datang begitu saja? Setiap hari? Bukankah pengorbanan datang saat ada masalah?

    #oephaIm

  5. adindilla says:

    Nama: Hapudin
    Twitter: @adindilla
    Link: https://twitter.com/adindilla/status/672789799602810880

    Buat seorang pria, menyayangi dan mencintai seseorang tidak usah diumbar di mulut saja. Tapi gue akan melakukan berbagai kegiatan bersama.

    Perempuan ada yang gak suka nonton konser gratisan. Gue bakal ajak dia. Perempuan gak suka nongkrong nemenin pria ngopi di lesehan pinggir jalan. Gue bakal ajak dia. Perempuan gak suka jalan jalan malam naik motor sepanjang jalan. Gue akan ajak dia. Perempuan gak suka diajak tersesat. Gue akan ajak dia. Perempuan gak suka kemping di pantai tanpa persiapan. Gue akan ajak dia. Perempuan gak suka diajak kenalan sama orang tua pasangannya mendadak. Gue akan lakuin itu. Ada banyak hal yang akan gue lakukan dengan melibatkan dia.

    Kemungkinannya, perempuan akan marah kalau diajak berkegiatan yang tidak sesuai dengan keinginan dan kenyamanannya. Tapi gue sanggup memohon maaf ribuan kali. Dan poin yang gue pengen dia ingat, kita berbeda dan karena bersama maka harus terima perbedaan itu. Kita berbeda tapi karena sudah bersama, kenapa kita tidak bisa menikmati perbedaan bareng-bareng. Kita berbeda tapi karena sudah bersama, kenapa kita hanya harus menikmati hal nyaman dan enaknya saja. Padahal hidup enggak melulu nyaman dan enak. Dan satu lagi, apapun kondisinya, baik nyaman atau tidak nyaman buat dia, dia harus tau kalo gue akan selalu ada bersamanya.

    Bukannya rasa sayang dan cinta manisnya bukan di kata-kata. Melainkan di perhatian dan ditindakan.

    100 hari apa cukup? Cukup. Gue enggak akan maksa dia mencintai setelah seratus hari. Tapi gue pengen dia mencari gue di hari 101 hari dan seterusnya setelah gue menjauh karena dia belum jujur soal hatinya yang nyaman dengan gue.

    Pria mencintai bukan dengan mulutnya. Tapi dengan kepriaannya.

    Hehehe. Kepanjangan enggak? Semoga bisa mengingatkan yang baca komentarnya juga.. Terima kasih.

  6. dhilayaumil says:

    Nama : dhilayaumil
    Akun twitter: @dhilayaumil
    Link share: https://mobile.twitter.com/dhilayaumil/status/672937194852511744?p=v

    “Apa yang akan kamu lakukan jika diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikan sesuatu kepada orang yang kamu cintai?”

    Well, saya akan menulis buku tentang dia. Apa yang ia suka dan tidak suka. Kegemarannya, hubungannya dengan keluarga dan teman-temannya. Bagaimana ekspresinya saat marah, tersenyum, bahagia, atau saat melamun. Bagaimana pandangan saya tentang dia dan apa yang dia lakukan. Saya akan menulis selama 100 hari berdasarkan hasil ‘riset’ saya dan membuatnya membaca tulisan saya.

    Kata orang, jika kamu tak bisa mengungkapkan perasaanmu langsung, ungkapkanlah lewat tulisan. Karena tulisan yang jujur, akan membuat pembacamu tahu perasaanmu yang sebenarnya. 🙂

  7. Via R. Wibowo says:

    Nama : Rizky Novianti
    Twitter : @ritzkyy99
    Link share : https://twitter.com/ritzkyy99/status/672963466148184065

    Tergantung pada status hubungannya:

    1. Kalau sudah jadian.
    Saya akan meninggalkan dia selama 95 hari, dan kembali di lima hari terakhir. Jika pada lima hari terakhir itu dia masih menginginkan saya, maka saya akan melakukan apa pun (selama masih masuk akal dan masih dalam batas kemampuan saya) yang dia minta untuk mengganti 95 hari pertama yang hilang. Why? Well ya, cinta tak mengenal batas waktu. Selama apa pun kamu pergi dan menghilang dari kehidupan seseorang, jika dia benar-benar mencintaimu, maka dia pasti akan menunggumu dan menginginkanmu kembali. Jadi dalam case ini, jika dia masih menunggu, mungkin dia memang takdir saya. Saya akan kembali, mengisi lima hari terakhir bersamanya dengan kegiatan apa pun yang akan selalu bisa dikenang, dan tidak akan pernah pergi lagi.

    2. Kalau belum jadian.
    Sama. Saya juga tetap akan meninggalkan dia selama 95 hari. Dan dalam 95 hari itu saya akan bertanya pada diri saya sendiri, masihkah saya mencintainya? Atau perasaan cinta itu sudah hilang dalam waktu sesingkat itu? Cinta sejati akan bertahan selama lebih dari 90 hari, jika dalam waktu 90 hari perasaan itu sudah hilang, itu bukanlah cinta, tetapi hanya sebuah kekaguman. Dan dalam case ini, jika di hari ke-96 saya masih mencintainya, saya akan kembali dan mengatakan perasaan itu tak peduli dia akan menerimanya atau tidak. Tetapi jika di hari ke-96 perasaan itu sudah hilang, well, mungkin memang saya tidak pernah benar-benar mencintainya. Status best friend akan terdengar jauh lebih baik.

  8. Riqza Nur Aini says:

    Nama: Riqza Nur Aini
    Twitter: @riqzanainiee
    Domisli: Demak,Jateng
    Link Share: https://mobile.twitter.com/riqzanainiee/status/672763527560486912?p=v
    .
    .
    Pertanyaan:
    “Apa yang akan kamu lakukan jika diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikan sesuatu kepada orang yang kamu cintai?”
    .
    .
    .
    Jawaban:
    Untuk membuktikan tulusnya cintaku pada seseorang,aku tidak perlu seperti Sultan Jahan yang membangun Taj Mahal untuk mewujudkan keinginan terakhir sang istri yang sangat dikasihnya,tidak perlu meniru George Boldt yang membangun Istana Boldt.Tapi bila perlu bukti akan cintaku,aku rela mati layaknya Romeo dan Juliet,rela mati seperti Ratu Mesir tercantik,Cleopatra,dan rela melepaskan gelar putri seperti putri tunggal Kaisar Akihito dan Pytri Michiko yaitu Putri Nori.Aku rela…
    Dalam waktu 100 hari jika harus membuktikan cintaku,aku tidak perlu melakukan sesuatu yang besar.Aku akan membuktikan cintaku cukup dengan ‘aku harus menjadi seseorang yang selalu ada untuknya saat dia membutuhkan kehadiranku,menjadi seseorang yang paling mengerti akan dirinya,menjadi satu-satunya orang yang ia harapkan kehadirannya,menjadi seseorang yang selalu menemaninya,menjadi satu-satunya orang yang paling dekat dengannya selain keluarganya,menjadi seseorang yang tdk akan pernah meninggalkannya,menjadi seseorang yang tak pernah menyakitinya,menjadi seseorang yang mampu mencintainya apa adanya,mengerti kekurangannya…Aku harus menjadi satu-satunya orang yang selalu dia fikirkan sebelum dia tertidur’ Hanya itu yang bisa aku lakukan untuk membuktikan ketulusan cintaku pada seseorang,Hanya itu.Aku hanya butuh menjadi seseorang yang dia percaya,yang tidak akan pernah meninggalkannya.Layaknya bulan yang tak pernah meninggalkan bumi,seperti ombak pada lautan,seperti bintang dan langit,mempercayaiku seperti bunga mempercayai kumbang.Dan itu yang bisa aku berikan padanya.
    Satu lagi,aku bukanlah orang yang romantis,yang mampu mengutarakan kata2 romantis atau gombalan kepada seseorang yang aku cintai,karena aku cukup malu.
    Tetapi,aku suka menulis kata-kata manis.Dalam waktu 100 hari itu juga,aku akan selalu mengirimkan secarik kertas untuknya yang bersisi rangkaian huruf kata-kata cinta..
    Untuk membuktikan ketulusan cintaku,aku tidak perlu melakukan hal2 yang besar.Apapun caraku,yang terpenting dia tahu betapa tulusnya cintaku kepadanya:)
    #100Days Pembuktian Cinta.

  9. anandanftrn says:

    Nama: Ananda Nur Fitriani
    Akun twitter: @anandanf07
    Link share: https://twitter.com/anandanf07/status/673272032683921408

    Wah, kebetulan banget aku lagi ngecek blog sambil nyanyi “aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku meski kau tak cinta…” eh jadi curhat 😀 yap, seperti lagunya, aku percaya bahwa cinta bisa datang karena terbiasa. Maksudnya, terbiasa bersama, jadi saling mengenal, merasa nyaman, dan ga mau pisah.

    Tapi, pertanyaannya kan untuk “membuktikan”, bukan untuk “membuat” seseorang itu jatuh cinta pada kita. Jadi, jawabannya sederhana saja. Aku akan selalu berada disampingnya, saat dia susah maupun senang. Memberikan perhatian dan kasih sayang, menurutku itu sudah cukup untuk membuktikan bahwa kita benar-benar mencintainya. Gak perlu sesuatu yang besar ataupun mewah, karena cinta adalah perasaan sederhana yang muncul tulus dari hati 🙂

    Thankyou for the giveaway! ^^

  10. milaarn28 says:

    Nama : Amilah Rahmatunnisa
    Akun Twitter : @RnMilaa
    Link Share : https://twitter.com/RnMilaa/status/673322088954904577

    Izin ikutan ya kak ^_^ Thankyouu giveawaynya

    Apa yang akan kamu lakukan jika diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikan sesuatu kepada orang yang kamu cintai?

    Aku tau membuktikan cinta pada orang yang kita sukai sangatlah tidak mudah. Kita butuh keberanian dan juga percaya diri yang tinggi tentunnya. Terkadang saat kita sulit untuk mengungkapkan perasaan dengan kata-kata kita akan menuliskannya dalam tulisan. Meskipun banyak orang yang berkata, kalau mengungkapkan secara face to face akan lebih spesial dan berkesan. Oke, karena aku wanita jadi kayaknya sangat sulit ya kalo mengungkapkan cinta secara langsung. Jadi aku akan menggunakan berbagai cara ini 🙂

    1.Aku akan membuatkan 100 permen cinta untuknya. Pertama aku membungkus permen itu beserta alasan mengapa aku memcintainya. Lalu, aku masukkan ke toples berbentuk love. Dan memberikannya padanya. Dan bilang “makanlah permen itu 1 dosis sehari selama 100 hari”

    2. Cinta dalam 100 Bahasa. Aku akan belajar 100 bahasa asing kata “aku cinta kamu” dan mengirimkan padanya melalui SMS selama 100 hari. Dengan bahasa yang berbeda setiap harinya.

    3. Aku akan terus bersamanya. Bersama di sini adalah mengungkapkan rasa cintaku dengan peduli padanya. Aku tidak peduli apakah dia akan bosan atau tidak. Aku ingin melihat matanya selama 100 hari. Karena aku yakin jika dia sudah terbiasa melihatku yg peduli padanya. Mungkin saja dia bisa jatuh cinta padaku. Karena cinta datang karena terbiasa.

    4. Ini mungkin cara yang aneh. Karena aku terlalu malu untuk mengungkapkan cinta padanya. Aku akan mengajak 100 temanku untuk memberitahunya bahwa aku cinta padanya. Satu orang satu hari selama 100 hari. Apa dia akan kesal? semoga saja tidak :p

    5. Membuatkan bekal makanan untuknya dengan hiasan simbol “♡” atau sebagainya. Sebagai bentuk rasa cinta. Memberinya bekal selama 100 hari. 1 hari 1 bekal. Dan jika dia memakan bekal itu, aku harap dia akan terhipnotis dan jatuh hati padaku 🙂

    6. Dan yang terakhir adalah memberikannya sebuah puisi melalui radio. Mugkin aku malu saat berhadapan dengannya.Tapi, tidak pada saat aku membacakan puisi untuknya di radio. Aku akan memperlihatkan padanya seberapa besar rasa cintaku padanya hingga melakukan semua ini untuknya.

    Itulah kiat2 ku jika ada kesempatan untuk menyatakan cintaku selama 100 hari. Tentu aku akan menggunakan kesempatan itu sebaik-baiknya . Suatu saat semoga ia sadar ada orang yang sangat peduli padanya 🙂

  11. Ria says:

    Nama: Andria
    Akun twitter: @goodenoughoks
    Link share: https://twitter.com/goodenoughoks/status/673413820119826433
    Follow Blog via email mawarhs12@gmail.com

    Apa yang akan kamu lakukan jika diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikan sesuatu kepada orang yang kamu cintai?

    Pergi ketempat dimana bisa mengukir kenangan, bisa ke cafe ice cream favorit, tempat favoritku atau dia, bisa juga nongkrong di teras rumah 😀 – mengukir kenangan tidak harus mahal kan? 😀 – sambil bercerita, menceritakan tentang diriku yang bisa memancing dia untuk bercerita tentang dirinya atau bisa bercerita tentang apa saja, abadikan momen itu dengan berfoto, setelah 100 hari jadikan itu memoar perjalanan 100 hari kita berdua, akan kubuat seindah mungkin dan kutunjukkan agar dia tahu bahwa momen kita berdua sangat berarti. Selama proses itu tetap menjadi sendiri, tidak perlu berpura-pura menjadi sosok yang sempurna. Menjadi diri sendiri untuk bisa mendapatkan orang yang dicintai lebih baik dari pada berpura-pura menjadi sosok yang sempurna yang akhirnya nanti malah mengecewakan. Kalau kau mendapatkan orang yang kau cintai, kau tidak bisa berpura-pura seumur hidupmu kan? 🙂

  12. kikimollys says:

    Nama: Kiki Suarni
    Twitter: @Kimol12
    Link share:https://mobile.twitter.com/Kimol12/status/673918619340767232

    Jawaban:
    Apa yang akan kamu lakukan jika diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikan sesuatu kepada orang yang kamu cintai?

    Aku sih orangnya selalu berusaha untuk jujur. Maka dari itu, hal pertama yang aku lakukan adalah bicara langsung, jujur mengutarakan perasaanku ke dia. Setelah itu baru aku akan melakukan usaha pembuktian untuk terus menyakinkannya bahwa perasaan ini tulus. Tentu sebelumnya aku telah melakukan observasi ke dia. Hal yang dia suka dan tidak suka. Berusaha meyakinkan dengan semua hal yang dia suka. Misal, menjalin chemistry dengan masuk ke lingkungan dan hobinya. Berusaha selalu ada di dekatnya. Tapi jika tetap tidak berhasil, yah, setidaknya aku udah mencoba. Karena aku tau masalah perasaan dan hati itu gak gampang.
    So, buatku jujur itu no. 1. Apapun hasilnya, yang penting kita uda coba dan kita udah tau perasaan dia, dia udah tau perasaan kita. Ikhlas aja, mungkin Tuhan udah menyiapkan yang terbaik buatku yang lebih dari dia.

    Terima kasih

  13. nunaalia says:

    Nama: Aulia
    Twitter: @nunaalia
    Link share: https://twitter.com/nunaalia/status/674132358107258880

    Apa yang akan kamu lakukan jika diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikan sesuatu kepada orang yang kamu cintai?
    Jawaban:
    1. Menjadi diri sendiri supaya dia mengenal aku lebih baik dengan segala kelebihan dan kekuranganku, intinya menunjukkan dengan sejujurnya pribadi aku.
    2. Mengenal dia lebih dalam hingga tahu dan mengerti apa yang dia sukai dan tidak dia sukai.
    3. Berusaha menjadikan diriku pantas untuknya dengan memperbaiki diri, karena wanita yang baik untuk pria yang baik.
    4. Melakukan semua usaha tersebut dengan penuh ketulusan hati.
    5. Berdoa, semoga apa yang sudah aku usahakan bisa meraih cintanya, dan semoga Tuhan menjodohkan aku dengannya, amiiin 🙂

  14. Fira says:

    Nama: Fitra Aulianty
    Akun Twitter: @fira_yoopies
    Link Share: https://twitter.com/fira_yoopies/status/674136780111613952

    Apa yang akan kamu lakukan jika diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikan sesuatu kepada orang yang kamu cintai?

    Jawaban:
    Aku akan memperhatikan kegiatannya, tentang apa yang mungkin dipikirkannya, apa yang mungkin dibutuhkannya. Aku akan berusaha mengingat semuanya dan mengajaknya melakukan sesuatu yang ia sukai. Dan kalau ada sesuatu hal yang ia tidak sukai dariku, aku akan berusaha memperbaiki itu. Dan kalaupun itu masih tidak cukup, aku akan bertanya langsung, apa ada yang salah denganku sehingga dia menjauh seperti itu? Dan kalau dia tidak menjawabnya aku tidak akan menjauh tapi terus berusaha mencari tahu apa yang membuatnya merasa tidak nyaman dan berharap aku berhasil melewati 100 hari itu.

  15. Cahya says:

    Nama: Cahya

    Twitter: @chynrm

    Link share:

    Jawaban:

    Kalau aku pake cara dirapel aja. Mungkin aku nggak bisa konsisten untuk menunjukkan rasa sayangku padanya setiap hari, tetapi aku mau nabung uang sebesar Rp10.000 setiap hari. Kalau sudah 100 hari, nanti totalnya ada Rp1.000.000 kan? Bagiku ini nominal yang cukup besar untuk membelikannya kado.

    Ya, aku mau membelikannya kado sebagai tanda sayangku padanya. Misalnya baju atau sepatu atau buku atau Al-Qur’an & terjemahan, atau mungkin keempatnya sekalian. Pokoknya barang yang bisa terkenang dan tentunya bermanfaat buat dia.

    Sebenarnya ini bukan soal materinya, melainkan keikhlasannya. Sebuah hadist menyebutkan bahwa hendaknya kita saling memberi hadiah kepada sesama, supaya hal tersebut makin bisa menumbuhkan cinta dan sayang. Maka dari itu, dengan cara aku memberi hadiah kepadanya, itu tandanya aku ingin terus menumbuhkan rasa sayangku padanya agar kami terhindar dari segala keburukan dan perselisihan.

  16. E.M.F says:

    Nama: Evita
    Twitter: @evitta_mf
    link share: https://twitter.com/evitta_mf/status/673495351664316416

    100 hari pembuktian cinta, ya? hmm… mau ngikutin pepatah jawa aja deh. “Witing tresno jalaran soko kulino” yang artinya “Cinta tumbuh karena terbiasa”.
    Yup selama 100 hari aku akan menunjukan cinta dengan caraku yang berbeda, aku mau 100 hari sama dia. Sehari pokoknya harus ketemu dia. terserah mau ngerecokin, bikin kesel, atau apapun yang penting ketemu.
    Aku nggak bakal berpuitis ria supaya dia kesemsem sama aku. Laki-laki belum tentu suka dikasih hal-hal yang romantis, beda dengan wanita. Dari pada bikin dia cinta dengan cara yang manis, aku mau bikin dia nggak bisa lupain aku setelah 100 hari, dengan cara bikin dia kesel. Kan benci sama cinta itu beda tipis. Hampir sama, berarti.
    Bikin dia kesel, supaya aku ada dipikirannya dia tiap hari, walaupun gara-gara kesel. XD
    Siapa tahu benci jadi cinta, kan?
    Wish me luck!

  17. Kim Ra In says:

    Nama: Sarah
    Akun twitter: @Sarah_1208
    Link share: https://twitter.com/Sarah_1208/status/674624388596023297

    Apa yang akan kamu lakukan jika diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikan sesuatu kepada orang yang kamu cintai?

    Jika aku diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikan sesuatu kepada orang yang aku cintai, yang bisa ku lakukan hanyalah selalu ada di saat dia membutuhkanku. Ya, hanya itu  karena, cinta itu tidak bisa dipaksa. Mau bagaimanapun kita ingin membuktikan bahwa kita mencintai seseorang, kalau orang itu tidak mencintai kita, apa yang bisa kita lakukan? But, ada pepatah mengatakan “Cinta itu datang karena terbiasa”. So, kalau aku selalu ada selama 100 hari ketika dia membutuhkanku mungkin dia akan terbiasa untuk bisa mencintaiku juga 😀

    P.s: penasaran banget nih sama novelnya,, semoga aku beruntung deh, wkwkwk…

  18. Diddy Syaputra says:

    Nama: Didi Syaputra
    Twitter: @DiddySyaputra
    Link Share: https://twitter.com/DiddySyaputra/status/674704432521592832

    Simpel sih. Sebab cinta bisa karena terbiasa dan dengan diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikannya tentunya merupakan peluang luarbiasa. Jika seperti Park Tae Joon dan Ji Hye yang hidup bersama pastinya aku akan mengawali hari dengan hal-hal manis meskipun hanya dari hal-hal kecil seperti menyematkan pos it bertuliskan kutipan-kutipan tentang cinta di setiap barang berharganya, menyediakan bunga di samping bantalnya; jadi ketika dia terbangun hal pertama yang akan dia temui adalah bunga tersebut, tidak membuatnya kesal apalagi marah, tidak memperkeruh suasana jika dia terlihat sedang bad mood, memahami perasaannya dan secara perlahan masuk ke dalam kepribadiannya karena rata-rata perempuan sangat menyukai pria yang memahami serta mengetahui tamplete kepribadiannya, terakhir membangun kepercayaan dirinya terhadap diriku sepenuhnya.

  19. n0v4ip says:

    Nama : Nova Indah Putri Lubis
    Twitter : @n0v4ip
    Link Share : https://twitter.com/n0v4ip/status/674875036893732864

    Selama 100 hari saya akan mengirimkan surat cinta yang tiap hari nya berisi tema yang berbeda. Per harinya saya akan mengirimkan surat disertai foto
    kebersamaan kami dan memberikannya kejutan-kejutan yang tidak terduga didalamnya. Selain itu juga saya akan memberikan perhatian-perhatian yang lebih
    dan berusaha membuatnya agar senyaman mungkin dengan saya. Mengajaknya travelling ke tempat-tempat yang unik yang bisa memberikan kesan tersendiri
    untuknya… 😀

    Terima Kasih ^^

  20. Eni Lestari says:

    Nama: Eni Lestari
    Twitter: @dust_pain
    Link Share: https://twitter.com/dust_pain/status/674884071852343296

    Apa yang akan kamu lakukan jika diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikan sesuatu kepada orang yang kamu cintai?

    1. aku akan bilang cinta padanya tiap hari
    2. aku akan selalu menghubunginya dan mendengar ceritanya tanpa bosan
    3. aku akan menemaninya ke mana pun yang dia mau
    4. aku akan beri dia kejutan2 kecil, seperti tiba2 muncul di depan rumahnya dan bawa makanan kesukaannya
    5. aku akan bikinin dia video romantis yang menunjukkan perasaanku padanya
    6. aku akan bikin jurnal berupa blog berjudul “100 Days For You”. di blog itu aku akan menulis apa yang kurasakan selama 100 hari itu. aku akan menulisnya secara jujur dan dengan kata2 yang bikin dia merasa ‘disayangi’. aku berharap dengan itu dia bakal terkesan dan mau menerimaku 🙂

  21. Abibliophobia (@HikariMio) says:

    Nama: Rina Eko Wati
    Twitter: @HikariMio
    Link Share: https://twitter.com/HikariMio/status/674911278515642368

    Apa yang akan kamu lakukan jika diberi kesempatan 100 hari untuk membuktikan sesuatu kepada orang yang kamu cintai?

    Pernah dengar kata “Cinta dapat tumbuh karena kebersamaan kan? Maka dari itu, aku akan menerapkan kata tersebut. Kebersamaan. Aku akan berusaha selalu ada buat dia. Namun, yang pertama buat dia merasa nyaman di dekatku dulu. Lalu, buat dia benar – benar melihatku. Memberikan perhatian – perhatian kecil. Kalau posisiku seperti Ji Hye yang bisa tinggal serumah dengan orang yang kita sukai, aku akan melakukan hal – hal kecil semacam membuatkan sarapan untuknya, lalu makan bersama. Kalau sakit, ya dirawat dengan baik. Aku juga akan berusaha memahami dia.

    Apa yang dia sukai lalu hal – hal apa yang dia benci. Karena dengan memahami dirinya, menurutku utu udah langkah yang baik untuk menunjukkan rasa sayangku padanya. Mungkin dia akan sedikit jengkel kalau aku ‘nempel’ terus kepadanya. Tapi percaya deh, sekalinya kita menghilang, dia pasti bakal kangen dengan perhatian – perhatian kita yang mungkin dianggapnya merepotkan atau kehadiran kita yang menurutnya menjengkelkan.

  22. triyusufciduk says:

    Tri Indah Permatasari
    @LiebeIs0503
    https://mobile.twitter.com/LiebeIs0503/status/674929010241966081?p=v

    100 hari untuk membuktikan sesuatu? Mungkin disini, yang ingin aku buktikan adalah betapa salama ini dia -orang yang kucintai- telah banyak merubah hidupku menjadi lebih baik, telah mengajarkan aku banyak hal positif, telah membuktikan bahwa keberadaanku disini juga diperlukan. Caranya; Aku akan mengajaknya beraktifitas bersama, meluangkan waktu bersama, terutama saat beribadah, mengajaknya ke panti asuhan, panti jompo atau kemana saja tempat yang bisa mengajak kami untuk saling berbagi mengingat sesama yang saling membutuhkan, seperti yang ia ajarkan maksudku ia tunjukkan padaku, betapa semua orang berhak untuk bahagia. Mungkin tidak ada salahnya jika mengajak anak yatim piknik bersama atau apapun itu yang bisa membuat kami bahagia semuanya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s